Kanada - Pernah membayangkan seperti apa jet pribadi kelas sultan, yang harga sewanya konon mencapai USD 200 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun? Simak pengalaman blogger penerbangan ini.
Sam Chui, blogger aviasi kondang, merupakan sosok yang merasakan naik jet pribadi tersebut. Pria yang telah terbang lebih dalam 2.000 penerbangan dan mendatangi lebih dari 100 negara ini naik secara cuma-cuma.
Diberitakan The Sun Travel, kabarnya pesawat pribadi ini juga pernah dimiliki oleh seorang kepala negara. Sam seorang diri menikmati sensasi jadi sultan dalam jet pribadi itu pada rute Hamilton, Kanada ke Marana, Amerika Serikat. Padahal jet pribadi ini bisa mengangkut sebanyak 313 penumpang.
Dia mengambil tempat duduk di belakang pilot saat lepas landas. Sam bilang, melihat bagaimana pilot menerbangkan pesawat merupakan momen luar biasa. Lalu, dia menuju tempat santi, dimulai dari yang berada di dek atas. Sam merekam semua sisi-sisi pesawat dan meng-uploadnya ke YouTube dan videonya telah dilihat tak kurang dari 1 jutaan kali. Sepertinya memang banyak yang penasaran dengan isi jet pribadi, apalagi buat yang kelas sultan seperti ini.
Sam menunjukkan 12 buah kursi malas. Masing-masing memiliki area penyimpanan di sebelahnya, bukan di atas kepala. Kursi ini punya ruang luas untuk kaki, dan bahkan bisa diperluas lagi untuk jadi tempat berbaring.
Foto: (Sam Chui)
Turun ke tangga spiral, Sam menemukan kamar tidur dan kamar mandi yang besar. Ada kasur double dan sofa. Semua menggunakan kuli mewah. Kamar mandinya tak kalah wah karena punya sentuhan emas. Di kamar mandi yang lain, ada shower yang bisa digunakan sebelum turun dari penerbangan.
Selanjutnya, Sam menunjukkan ruang meeting yang memiliki kursi 'tahta' berwarna biru di tengah ruangan. Kursi ini dikelilingi oleh kursi kulit berwarna putih. Menurut Sam, dia bisa bersandar dan berbaring di kursi ini hanya dengan menekan tombol. Kursi itu dapat berubah posisi hingga 180 derajat. Benar-benar ala sultan.
Foto: (Sam Chui)
Turun ke koridor, dia mendapati ruang meeting lagi. Kali ini ada lebih banyak kursi pada bagian belakang pesawat. Semua kursi di situ berlapiskan kulit.
Sam mengatakan, dia sangat menyukai pengalaman ini dan menghabiskan 4 jam penerbangan dengan menduduki setiap kursi yang ada di pesawat.
"Saya suka B747, saya suka perjalanan mewah, saya suka penerbangan klasik. Apa yang lebih baik dari terbang dengan jet pribadi B757-SP dengan fasilitas full VIP?" kata Sam menyimpulkan perasaannya naik jet pribadi kelas sultan tersebut.
Foto: (Sam Chui)
Komentar
Tulis komentar